<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Serious Fun</title>
	<atom:link href="http://allanas.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://allanas.wordpress.com</link>
	<description>Have you ever played Harvest Moon before?</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Dec 2011 03:13:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='allanas.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Serious Fun</title>
		<link>http://allanas.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://allanas.wordpress.com/osd.xml" title="Serious Fun" />
	<atom:link rel='hub' href='http://allanas.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Resize Foto Dengan Target File Size Tertentu</title>
		<link>http://allanas.wordpress.com/2011/12/04/resize-foto-dengan-target-file-size-tertentu/</link>
		<comments>http://allanas.wordpress.com/2011/12/04/resize-foto-dengan-target-file-size-tertentu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Dec 2011 03:13:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Allan AS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://allanas.wordpress.com/?p=96</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin teman-teman suatu saat diminta untuk mengirimkan foto dengan ukuran file tidak boleh melebihi batas file size tertentu. Misal, di ketentuan yang ditetapkan kalo filenya gak boleh melebihi 100KB. Nah, sekarang gimana nih biar kita #1 dapet ukuran foto yang (dalam contoh kasus ini) gak lebih dari 100KB, #2 kualitas foto tetep bagus, dan #3 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=allanas.wordpress.com&amp;blog=2734234&amp;post=96&amp;subd=allanas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin teman-teman suatu saat diminta untuk mengirimkan foto dengan ukuran file tidak boleh melebihi batas <em>file size</em> tertentu. <strong>Misal</strong>, di ketentuan yang ditetapkan kalo filenya gak boleh melebihi <strong>100KB</strong>. Nah, sekarang gimana nih biar kita<br />
#1 dapet ukuran foto yang (dalam contoh kasus ini) gak lebih dari 100KB,<br />
#2 kualitas foto tetep bagus, dan<br />
#3 ukuran foto gak terlalu kecil.</p>
<p>Nah, dengan contoh kasus di atas, di sini akan kita lihat gimana aja langkah-langkahnya agar ketiga target di atas dapat tercapai. Oke deh, langsung mulai aja <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span style="color:#800000;"><strong>1. Persiapan</strong></span><br />
Misal, kita punya file foto .JPG yang diambil langsung dari memori kamera. Foto tersebut memiliki resolusi tinggi dan tentunya ukuran filenya juga besar (lihat <em>screenshot</em>)<br />
<img src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/00_fileori.png?w=500" alt="" /></p>
<p>Dari foto di atas, kita lihat bahwa ukuran file yang besar tersebut disebabkan terutama karena masih resolusi tinggi foto tersebut. Oleh karena foto yang akan dikirimkan tersebut <strong>tidak </strong>diperuntukkan untuk hal <em>printing</em>, maka resolusi &#8220;terlalu&#8221; tinggi tersebut jelas tidak diperlukan. Nah, agar dapat mengurangi ukuran file secara drastis, kita akan <em>resize </em>foto tersebut menjadi lebih kecil (tetapi gak terlalu kecil <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><span style="color:#800000;"><strong>2. Gunakan Cara yang Paling Mudah</strong></span><br />
Dalam kasus ini, saya akan menggunakan Photoshop (di sini saya masih pake CS2). Aplikasi lain juga dapat dipake, gimana mudahnya aja yang penting &#8220;teori&#8221; dalam tutorial ini dapat ditangkep maksudnya. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
Nah, buka foto tersebut dengan Photoshop.</p>
<p>Akses menu: <strong>File &gt; Save for Web&#8230;</strong></p>
<p>Apabila resolusi fotonya terlalu besar akan muncul peringatan berikut<br />
<img src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/01_warn.png?w=500" alt="" /></p>
<p>So, daripada komputer kita ngelag saat meresize nanti, mending kita kecilkan dulu foto tersebut (ingat, kalau bukan untuk printing, resolusi tinggi &#8220;tidak&#8221; terlalu penting).</p>
<p>Untuk meresize foto tersebut agar tidak muncul peringatan di atas, akses menu:<br />
<strong>Image &gt; Image Size&#8230;</strong></p>
<p>Di sini saya ubah <em>width</em>-nya menjadi 1200px (ukuran <em>height </em>mengikuti). Ukuran 1200x1800px ini masih cukup besar kalau sekedar untuk ditampilkan di monitor, so udah oke.<br />
<img src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/02_resize.png?w=500" alt="" /></p>
<p>OK, setelah dikecilkan, akses kembali menu: <strong>File &gt; Save for Web&#8230;</strong></p>
<p><span style="color:#800000;"><strong>3. Saatnya Mengoprek</strong></span><br />
Saat melakukan <em>tweaking</em>, kita perhatiin beberapa hal berikut.</p>
<p><strong>1. Tingkat kualitas setinggi mungkin dengan ukuran file sekecil mungkin (Quality &gt; File Size)</strong></p>
<p>Pastiin format file yang dipilih adalah: JPEG. Nah, kita lihat dulu berapa ukuran filenya kalau dengan tingkat kualitas maksimum (100%).<br />
<img src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/03_max.png?w=500" alt="" /></p>
<p>Coba kita bandingkan apabila diubah menjadi Very High (80%).<br />
<img src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/04_vhigh.png?w=500" alt="" /></p>
<p>Wah, ternyata perbedaan ukuran filenya cukup jauh. Oke deh, karena target ukuran filenya adalah 100KB, maka akan kita pilih tingkat kualitas yang Very High aja. Mengapa, karena #1 resolusi foto sama, #2 file lebih kecil, dan #3 secara kasat mata perbedaannya kualitasnya tidak terlalu jauh (ingat, ini bukan untuk kebutuhan <em>printing </em> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Apa jadinya kalau kita memaksakan menggunakan setting kualitas Maximum?<br />
* secara kasat mata, kualitasnya tidak akan jauh berbeda dengan yang Very High<br />
* agar dapat mencapai ukuran target 100KB, otomatis langkah selanjutnya adalah mengecilkan resolusi foto<br />
* hasil akhir, resolusi foto jauh lebih kecil dibanding dengan yang Very High<br />
(dengan file size yang sama dan kualitas yang hampir sama, lagi-lagi ingat, ini bukan untuk printing <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  )</p>
<p>Apa jadinya kalau kita menggunakan setting kualitas yang terlalu rendah?<br />
* file size jauh lebih kecil<br />
* resolusi bisa tetap tinggi<br />
* kualitas fotonya jelas akan sangat tidak diharapkan<br />
So, kita juga tetap jaga kualitasnya.</p>
<p><strong>2. Kualitas tinggi, resolusi tinggi, ukuran file kecil</strong><br />
Nah, setelah setting kualitasnya kita tetapkan, untuk mendapat ukuran file kecil (target 100KB) langkah selanjutnya adalah mengatur resolusinya. Singkatnya, saatnya mengecilkan resolusi foto, tetapi tidak terlalu kecil.</p>
<p>Kita coba atur dengan mengubah heightnya menjadi, misal, 960px (biasanya untuk target file di bawah 100KB dengan kualitas Very High, resolusi di bawah 1000px akan mendekati dan 960px&#8212;dalam kasus ini&#8212;agar widthnya tetap genap aja). Kita lihat deh <em>screenshot </em>di bawah, ternyata udah mendekati 100KB. Ukuran filenya masih lebih dari 100KB, daripada ntar ditolak sama sistemnya, ya kita kecilin lagi deh <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .<br />
<img src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/05_smaller.png?w=500" alt="" /></p>
<p><strong>3. Apabila sudah mendekati target, resolusinya perkecil sedikit demi sedikit</strong><br />
Gimana kalo dijadiin genap 900px aja heightnya? Kita lihat dulu.<br />
<img src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/06_101kb.png?w=500" alt="" /></p>
<p>Ah, ternyata dikit lagi nih untuk jadi <strong>di bawah 100KB</strong>. Kecilin dikit lagi deh.<br />
<img src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/07_99kb.png?w=500" alt="" /></p>
<p>Oke dapet, (dalam kasus ini) saat diubah heightnya menjadi 888px, kita dapet ukuran file 99.38KB. Ukuran ini udah maksimum (kasusnya, tidak boleh melebihi 100KB) dengan resolusi akhir foto yang masih cukup tinggi (dapet 592x888px). Gimana dengan kualitasnya? Tentu tetep bagus, kita kan dari tadi pake yang Very High aja <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><span style="color:#800000;"><strong>4. Kesimpulan</strong></span><br />
Akhirnya kita dapet nih ukuran foto yang (dalam kasus ini) sesuai ketentuan yakni di bawah 100KB dengan kualitas tetep bagus dan resolusinya tidak terlalu kecil.</p>
<p>Nah, kalau temen-temen misal pake aplikasi lain ya langkah-langkahnya gak akan jauh beda dan yang paling penting ngerti apa yang dimaksud dalam tutorial ini. So, untuk mencapai target dalam kasus ini, beberapa hal yang harus diperhatikan di antaranya<br />
* kualitas tinggi, tetapi tidak usah terlalu tinggi (ukuran file akan signifikan),<br />
* dengan kualitas tinggi, perkecil resolusi foto, tetapi tidak terlalu kecil, dan<br />
* dapetin #1 target ukuran file, #2 kualitas tinggi, #3 resolusi maksimum (kualitas lebih utama).</p>
<p>Oke deh, bagi yang udah baca sampai sejauh ini terima kasih ya. Selamat mencoba dan selamat berkreasi, insya Allah bermanfaat kalau udah ngerti maksudnya dan bisa bantu temen apabila temennya lagi butuh hal yang sama <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
<em>Have fun</em>! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/allanas.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/allanas.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/allanas.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/allanas.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/allanas.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/allanas.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/allanas.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/allanas.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/allanas.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/allanas.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/allanas.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/allanas.wordpress.com/96/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/allanas.wordpress.com/96/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/allanas.wordpress.com/96/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=allanas.wordpress.com&amp;blog=2734234&amp;post=96&amp;subd=allanas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://allanas.wordpress.com/2011/12/04/resize-foto-dengan-target-file-size-tertentu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5db65c40a5d53d07db9ed008b8ba9af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">allanas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/00_fileori.png" medium="image" />

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/01_warn.png" medium="image" />

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/02_resize.png" medium="image" />

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/03_max.png" medium="image" />

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/04_vhigh.png" medium="image" />

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/05_smaller.png" medium="image" />

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/06_101kb.png" medium="image" />

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/12/07_99kb.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Fix it Yourself: Playing StarCraft on Windows 7</title>
		<link>http://allanas.wordpress.com/2011/12/01/fix-it-yourself-playing-starcraft-on-windows-7/</link>
		<comments>http://allanas.wordpress.com/2011/12/01/fix-it-yourself-playing-starcraft-on-windows-7/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2011 02:48:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Allan AS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://allanas.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[If you play StarCraft (not SC2 ) on Windows 7, there is a problem with the color palette when running the game. To fix this problem, you have to terminate the process of &#8220;explorer.exe&#8221; before running StarCraft. After terminating the &#8220;explorer.exe&#8221;, you can normally play StarCraft. Then after exiting the game, you may launch the [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=allanas.wordpress.com&amp;blog=2734234&amp;post=93&amp;subd=allanas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>If you play StarCraft (not SC2 <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> ) on Windows 7, there is a problem with the color palette when running the game. To fix this problem, you have to terminate the process of &#8220;explorer.exe&#8221; before running StarCraft. After terminating the &#8220;explorer.exe&#8221;, you can normally play StarCraft. Then after exiting the game, you may launch the &#8220;explorer.exe&#8221; to return the desktop normally.</p>
<p>So, three simple steps to play StarCraft on Windows 7 are:<br />
1. terminate the &#8220;explorer.exe&#8221;<br />
2. run StarCraft<br />
3. run &#8220;explorer.exe&#8221; after exiting the game<br />
To do that, you&#8217;ll need <strong>Task Manager</strong> help (terminate the process of &#8220;explorer.exe&#8221;, launch the StarCraft executable, and return the Windows Explorer).</p>
<h2>Do The Task Automatically</h2>
<p>Well, using Task Manager to play StarCraft normally in Windows 7 is not that simple and quick. We need to write a batch command (loader) to do this task automatically. So, open your Notepad and type this command (I&#8217;ll explain this later):</p>
<pre style="font-family:consolas;font-size:100%;"><span style="color:#993366;">@taskkill /IM explorer.exe /F
@echo -
@echo - Running game. Please wait . . .
@StarCraft.exe
@echo - DON'T PRESS any key for now. Game will run!!
@echo -
@echo -
@pause
@echo -
@echo - Press ANY KEY to return to normal mode.
@echo -
@pause
@explorer</span></pre>
<p>Attention:</p>
<ul>
<li>Save this as &#8220;<strong>myloader.bat</strong>&#8221; (or whatever) in your StarCraft game directory (make sure you enter it <strong>.bat</strong> not .txt).</li>
<li>Change &#8220;StarCraft.exe&#8221; to loader.exe name if you use one <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </li>
<li>You can create a shorcut in your desktop from this loader.<br />
<em>right click &gt; Send to &gt; Desktop (create shortcut)</em></li>
<li>Then change the icon for the <strong>shortcut</strong> (you can&#8217;t change the icon of &#8220;myloader.bat&#8221; directly) using the icon from StarCraft.exe<br />
<em>right click &gt; Properties &gt; Change Icon&#8230; &gt; Browse StarCraft.exe &gt; OK</em></li>
</ul>
<p>You can play StarCraft normally in Windows 7 using this loader now <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h2>How the Command Works</h2>
<p>Well, I&#8217;ll explain what we typed in that loader so you know what you&#8217;re doing <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<ol>
<li>Terminate (kill) the &#8220;explorer.exe&#8221;&#8212;(using &#8216;@&#8217; sign to hide the command in the displayed messages)
<pre style="font-family:consolas;font-size:100%;"><span style="color:#993366;"><strong>@taskkill /IM explorer.exe /F</strong></span></pre>
</li>
<li>Run the game after &#8220;explorer.exe&#8221; was terminated
<pre style="font-family:consolas;font-size:100%;"><span style="color:#993366;">@echo -
@echo - Running game. Please wait . . .
<strong>@StarCraft.exe</strong>
@echo - DON'T PRESS any key for now. Game will run!!
@echo -
@echo -
@pause</span></pre>
<p>You see that &#8220;@echo&#8221; command is used just to display a message and &#8220;@pause&#8221; command is to pause before executing next command.</li>
<li>When you exit the game, you may launch the &#8220;explorer.exe&#8221; to return the desktop normally.
<pre style="font-family:consolas;font-size:100%;"><span style="color:#993366;">@echo -
@echo - Press ANY KEY to return to normal mode.
@echo -
@pause
<strong>@explorer</strong></span></pre>
</li>
</ol>
<h2>Simplify the Loaders</h2>
<p>So we know that to play StarCraft normally in Windows 7 we need three simple steps: #1 terminate the &#8220;explorer.exe&#8221;, #2 run the game, #3 return the &#8220;explorer.exe&#8221;.</p>
<p>If you understand what the loader works, you can <strong>simplify</strong> the loader (remove the displayed messages). So, it is the main commands used for the loader:</p>
<pre style="font-family:consolas;font-size:100%;"><span style="color:#339966;">@taskkill /IM explorer.exe /F
@StarCraft.exe
@echo DON'T PRESS any key for now. Game will run!!
@pause
@explorer</span></pre>
<p>If you have same problem in another games, you can also try this trick.<br />
Have fun! <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/allanas.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/allanas.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/allanas.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/allanas.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/allanas.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/allanas.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/allanas.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/allanas.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/allanas.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/allanas.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/allanas.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/allanas.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/allanas.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/allanas.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=allanas.wordpress.com&amp;blog=2734234&amp;post=93&amp;subd=allanas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://allanas.wordpress.com/2011/12/01/fix-it-yourself-playing-starcraft-on-windows-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5db65c40a5d53d07db9ed008b8ba9af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">allanas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pixel Drawing is Fun</title>
		<link>http://allanas.wordpress.com/2011/11/15/pixel-drawing-is-fun/</link>
		<comments>http://allanas.wordpress.com/2011/11/15/pixel-drawing-is-fun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 07:52:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Allan AS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://allanas.wordpress.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Did you know? Teman-teman tentunya apabila membuat sebuah gambar di komputer tidak akan asing dengan tool-tool semacam line tool, shape tool, pen tool, brush tool, dll. Satu tool lagi, yaitu pencil tool deh. Wah, jujur saya sendiri kalau pake pencil tool menggunakan mouse kadang susah digunainnya kalau ingin membuat suatu bentuk. Gini deh, sekarang gunain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=allanas.wordpress.com&amp;blog=2734234&amp;post=77&amp;subd=allanas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Did you know?</strong></p>
<p>Teman-teman tentunya apabila membuat sebuah gambar di komputer tidak akan asing dengan <em>tool</em>-<em>tool</em> semacam <em>line tool</em>, <em>shape tool</em>, <em>pen tool</em>, <em>brush too</em>l, dll. Satu tool lagi, yaitu <em>pencil tool</em> deh. Wah, jujur saya sendiri kalau pake <em>pencil tool</em> menggunakan <em>mouse</em> kadang susah digunainnya kalau ingin membuat suatu bentuk. Gini deh, sekarang gunain <em>pencil tool</em> aja untuk menggambar sebuah kubus, bisa kan?:)</p>
<p>Wah menggambar kubus pake <em>pencil tool</em>? Kubus kan harus lurus garisnya baik garis vertikal, horizontal, maupun diagonalnya dan kalau pake <em>pencil tool</em> kadang susah ngendaliinnya. Nah, oleh karena itulah teknik menggambar piksel ini bisa ngebantu kita untuk membuatnya. Coba deh perhatikan gambar kubus di bawah ini di mana untuk membuatnya kita bisa menggunakan si <em>pencil tool</em> tersebut. Kok bisa? Tentu saja bisa, triknya dengan menggambar <em>pixel-by-pixel</em> (<em>pencil tool</em>, ukuran 1px) dengan <em>zoom</em> yang besar (misal 1600% atau 16x). Nah, gampang kan jadinya:)</p>
<p><a href="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/kubus.png"><img class="alignnone size-full wp-image-82" title="kubus" src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/kubus.png?w=500" alt=""   /></a></p>
<p><strong>Little tips</strong></p>
<p><em><strong>Highlight and Shadow</strong></em></p>
<p>Nah, kita tentunya pengen mewarnai dalam menggambar piksel ini (masa cuman garis polos aja:), so untuk memberikan warna yang &#8216;hidup&#8217;, kita bisa menggunakan tiga warna patokan yakni: <em>main color</em>, <em>highlight</em>, dan <em>shadow</em>. <em>Main color</em> adalah warna utama yang akan kita berikan untuk objek gambarnya, nah agar lebih &#8216;hidup&#8217; , so kita tambahkan <em>highlight</em> (lebih terang dari <em>main color</em>) dan <em>shadow</em> (lebih gelap dari <em>main color</em>). Maksudnya kita berikan unsur pencahayaan di dalamnya. Apabila gambarnya ingin lebih <em>smooth</em> lagi, ya bisa saja ditambahkan misal dua level warna <em>highlight</em> dan dua level warna <em>shadow</em>. Untuk pengaplikasiannya cek deh gambar berikut.</p>
<p><a href="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/basic.png"><img class="alignnone size-full wp-image-79" title="basic" src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/basic.png?w=500" alt=""   /></a></p>
<p>Gambar tersebut dibuat dengan <em>zoom</em> 1000%, tentu jadi lebih mudah dalam menggunakan <em>pencil tool</em>-nya. Untuk memberikan warnanya juga tetap menggunakan <em>pencil tool</em>, tidak harus menggunakan <em>bucket tool</em> karena objeknya tidak terlalu besar dan kita akan memberikan warna <em>highlight</em> dan <em>shadow</em> yang ukuran ketebalannya hanya 1px saja.</p>
<p>Sebagai patokan aja biar memudahkan, warna <em>highlight</em> diberikan pada sisi <span style="text-decoration:underline;">atas</span> dan <span style="text-decoration:underline;">kiri</span> sedangkan warna <em>shadow</em> pada sisi <span style="text-decoration:underline;">kanan</span> dan <span style="text-decoration:underline;">bawahnya</span>. Tergantung arah cahayanya juga sih, tetapi kalau gambar tersebut istilahnya &#8216;di depan kita&#8217; ya patokan tersebut dapat digunakan.</p>
<p>Nah, hal menarik dalam memberikan warna <em>highlight</em> dan <em>shadow</em> ini adalah kita dapat memberikan efek level atau tingkatan dalam bentuk gambarnya. Dalam gambar di atas, efek <em>sunken</em> (cekung) dapat kita buat dengan &#8216;<span style="text-decoration:underline;">membalikan</span>&#8216; arah pencahayaannya. So, apaliba warna <em>shadow</em> kita taruh di bawah dan kanan, maka untuk efek <em>sunken</em> ini kita taruh di sisi sebaliknya, yaitu atas dan kiri. Penggunaan warna <em>highlight</em> untuk efek <em>sunken</em> ini opsional aja tergantung bentuk gambarnya. Kemudian untuk membuat efek <em>emboss</em> (timbul), tinggal menggunakan warna <em>highlight</em> dan <em>shadow</em> &#8216;<span style="text-decoration:underline;">searah</span>&#8216; dengan pencahyaannya. Kesimpulan singkatnya, efek <em>sunken</em> dibuat dengan membalikan pencahayaan dan efek <em>emboss</em> searah dengan pencahayaan.</p>
<p><em><strong>Pencil Tool</strong></em></p>
<p><em>Tool</em> yang digunakan untuk menggambar piksel ini adalah <em>pencil tool</em>. Mengapa? Karena <em>pencil tool</em> dapat kita gunakan untuk menggambar sebuah titik dengan ukuran 1px. Titik-titik piksel ini kemudian kita bentuk menjadi sebuah objek. Nah, seperti pada gambar-gambar di atas, kita perlu menggambar pixel-by-pixel dan dalam hal ini <em>pencil tool</em>-lah yang kita gunakan.</p>
<p><em><strong>Zooming</strong></em></p>
<p>Menggambar piksel pada <em>zoom</em> 100% (normal) dengan <em>pencil tool</em> bukan hal yang mudah. Kalau kita ingin membuat suatu objek, baik itu sebuah garis lurus maupun diagonal, maka dengan menggunakan <em>zoom</em> yang besar objek yang kompleks sekalipun dapat kita buat dengan menggunakan <em>pencil tool</em> ini. Kalau menggunakan Photoshop (saya menggunakan versi CS2), ukuran <em>zoom</em> maksimalnya adalah 1600% (16x). Dengan <em>zoom</em> sebesar ini, mengendalikan <em>pencil tool</em> jadi hal yang mudah. Tentu ada kelemahannya, dengan <em>zoom</em> sebesar ini maka objek yang muat di layar jadi terbatas. So, atur aja <em>zoom</em> yang diperluin, misal 600%, 800%, 1000%, atau 1600%. Saya sendiri seringnya pake 1600% (maksimal) dan 800% (setengah dari maksimal), ya gimana enaknya pas kita menggambar piksel-nya.</p>
<p><strong>Doing Something Useful</strong></p>
<p>Oh ya, teman-teman tentunya tau dong apa itu Winamp? Ya pemutar musik yang tentu namanya udah &#8216;melegenda&#8217; bagi pengguna komputer (bersistem operasi MS Windows&#8212;gak tau sih kalo bagi yang baru-baru:). Hal yang menarik dari Winamp dan sekaligus jadi inovasi pada saat itu adalah skin-nya. Ya umumnya, kita pengen pake skin yang keren atau nyaman di Winamp ini. Seperti biasanya, ada aja hal yang dirasa kurang meskipun kita udah nemuin skin yang bagus. Kita pengen yang ini bentuknya gini dan yang itu bentuknya gitu. So, untuk hal tersebut kita kustomasi aja si skin yang dipake itu.</p>
<p>So, apa hubungannya dengan menggambar piksel? Tentu ada, karena objek-objek dalam tampilan Winamp ini kecil-kecil (misal <em>volume bar</em>, <em>seeking bar</em>, <em>scroll bar</em>, dll.) So, teknik menggambar piksel ini akan sangat berguna untuk membuat atau memodifikasi gambar objek tersebut. Nah, berikut merupakan skin original yang saya akan modif: <em>SoftshapeAmp Release II</em> by Vlad Gerasimov.</p>
<p><a href="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/original.png"><img class="alignnone size-full wp-image-84" title="original" src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/original.png?w=500" alt=""   /></a></p>
<p>Beberapa hal yang ingin saya modif dari skin ini adalah: tombol kontrol, <em>seeking bar</em>, <em>volume bar</em>, <em>scroll bar</em>, tombol edit playlist, dan <em>tweak</em> pada <em>background</em> dan fontnya. Nah, biar gak bingung mana-mana yang akan dimodifnya, berikut gambar bagian yang dimodif.</p>
<p><a href="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/changes.png"><img class="alignnone size-full wp-image-80" title="changes" src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/changes.png?w=500" alt=""   /></a></p>
<p>Untuk tombol kontrol (atas&#8212;<em>play</em>, <em>pause</em>, <em>stop</em>, dll) dan <em>edit playlist</em> (bawah&#8212;<em>add playlist</em>, <em>remove playlist</em>, dll) cukup dengan menggambar ulang bentuknya dengan menggunakan <em>palette</em> warna objek aslinya. Untuk menghapusnya pun sama &#8216;<em>replace</em> warnanya dengan warna <em>background</em>&#8216;. Dengan mengunakan <em>palette</em> warna sesuai aslinya, kita bisa melakukan modifikasi tanpa mengubah &#8216;kesan&#8217; yang dibawa skin tersebut:)</p>
<p>Berikutnya, untuk <em>seeking bar</em>, <em>volume bar</em>, dan <em>scroll bar</em> saya lakukan modifikasi sedikit berbeda dengan bentuk aslinya. Nah, agar objek yang dihasilkan terlihat lebih &#8216;hidup&#8217; dan <em>smooth</em>, maka <em>highlight</em> dan <em>shadow</em> yang sesuai akan memunculkan dua hal tersebut:) Jadi, tetap menggambarnya <em>pixel-by-pixel</em> dengan pewarnaannya menggunakan warna <em>highlight</em> dan <em>shadow</em>. Dengan bantuan <em>zoom</em> yang besar, modifikasi tersebut jadi gampang dilakukannya. Nah, berikut kita lihat deh antara objek dalam <em>zoom</em> normal dan <em>zoom</em> yang besar.</p>
<p><a href="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/zoom.png"><img class="alignnone size-full wp-image-78" title="zoom" src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/zoom.png?w=500" alt=""   /></a></p>
<p>Untuk gambar grafik visualisasi tidak dilakukan dengan menggambar pikselnya, tetapi edit pada file konfigurasinya (&#8220;vIscolor.txt&#8221;). Untuk <em>tweaking</em> pada fontnya, coba perhatiin angka 8 pada skin original dan skin yang udah dimodif:) Sementara untuk <em>title bar</em> dan warna <em>background</em> pada <em>main window</em>-nya diganti dengan warna gradasi yang lebih <em>smooth</em> putih. Untuk menggantinya, tinggal hapus aja <em>pixel-by-pixel</em>, tidak mengunakan <em>wand tool</em>.</p>
<p>So, dengan menggunakan teknik menggambar piksel dan penerapan warna <em>highlight</em> dan <em>shadow</em> (pencahayaan), kita bisa deh melakukan modifikasi pada skin Winamp tersebut. Nah, berikut hasilnya sesuai dengan yang saya inginkan.</p>
<p><strong>Download:</strong><br />
<a title="177 KB" href="http://www.box.net/s/raenh00k9be9ircrvy9e">Original skin: SoftshapeAmpReleaseIIColor11-0</a><br />
<a title="165 KB" href="http://www.box.net/s/b8pmz8f7uht0rfsxrj7t">Modified skin: SoftshapeAmpReleaseIIColor11-mods</a></p>
<p><em>(modified skin)</em></p>
<p><a href="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/mods.png"><img class="alignnone size-full wp-image-83" title="mods" src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/mods.png?w=500" alt=""   /></a></p>
<p><em>(review original skin-nya)</em></p>
<p><a href="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/original.png"><img class="alignnone size-full wp-image-84" title="original" src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/original.png?w=500" alt=""   /></a></p>
<p><strong>Further Steps</strong></p>
<p>Menarik kan? Kalau tertarik pengen nyoba juga, berikut tips yang bisa ngebantu kita agar lebih cepat dan efisien dalam menggambar piksel ini. Berikut tool-tool yang akan sering digunakan, so biasain dengan menggunakan <em>shortkey</em>-nya.</p>
<p><a href="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/tools.png"><img class="alignnone size-full wp-image-85" title="tools" src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/tools.png?w=500" alt=""   /></a></p>
<ul>
<li><strong>Pencil Tool (B)</strong>: untuk merubah dari Brush menjadi Pencil dan sebaliknya tekan Shift+B beberapa kali. Untuk mengubah <em>size</em>-nya, tekan [ untuk lebih kecil dan ] untuk lebih besar.</li>
<li><strong>Eyedropper Tool (I)</strong>: untuk mengambil sampel warna, nah apabila saat menggunakan Pencil tool <strong>tahan tombol Alt</strong>: untuk merubah sementara kursornya untuk menjadi Eyedropper tool. Hal inilah yang paling berguna apabila menggunakan Photoshop.</li>
<li><strong>Zoom Tool (Z)</strong>: bisa digunakan untuk <em>area zoom</em> (blok area yang akan dizoom) atau <em>click zoom</em> (zoom bagian yang diklik). Selain itu bisa juga menggunakan &#8216;Ctrl +&#8217; untuk <em>zoom-in</em> dan &#8216;Ctrl -&#8217; untuk <em>zoom-out</em>. Untuk kembali ke <em>zoom</em> normal, tekan Ctrl+Alt+0.</li>
<li><strong>Switch Foreground and Background Colors (X)</strong>: sangat berguna untuk menukar warna aktif yang digunakan antara warna <em>foreground</em> dan <em>background</em>. Coba deh biasaan <em>tool</em> ini. Kita bisa manfaatin untuk menyimpan dua warna aktif saat menggambar.</li>
<li><strong>Default Foreground and Background (D)</strong>: untuk mengubah warna aktif <em>foreground</em> menjadi hitam dan warna aktif <em>background</em> menjadi putih. Sangat berguna pada saat-saat tertentu.</li>
<li><strong>Hand Tool (H)</strong>: nah, berhubung kita menggambar dengan <em>zoom</em> yang besar, maka tampilan yang dimuat di layar pun terbatas. Hand tool sangat berguna saat kita menggambar objek yang melebihi tampilan di layar. <strong>Tidak perlu</strong> langsung menggunakannya (tekan H), tetapi cukup <strong>tahan tombol Space</strong> saat menggunakan <em>tool</em> lainnya untuk mengubah sementara menjadi Hand tool. Hal ini juga yang paling berguna di Photoshop:)</li>
</ul>
<p>Nah, sekarang udah tau kan tentang <em>fun</em>-nya menggambar piksel. Kalau tertarik lebih lanjut, bisa juga terjun di aliran <a title="Wikipedia: Isometric Projection" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Isometric_projection">Isometric drawing</a> yang seperti gambar berikut (dari mana dapetnya lupa, ntar deh:) di mana dapat dilakukan dengan teknik menggambar piksel. <em>Have fun</em>!</p>
<p><a href="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/isotopic.png"><img class="alignnone size-full wp-image-81" title="isometric" src="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/isotopic.png?w=500" alt=""   /></a></p>
<p><em>For your information</em>: skin Winamp yang berekstensikan .wsz adalah file zip biasa. So, kita bisa mengekstraknya dengan, misal, WinRAR, 7-Zip, WinZip, dll. Apabila tidak ada opsi &#8216;<em>extract</em>&#8216; saat klik kanan pada file tersebut, <em>rename</em> dulu ektensinya dari .wsz menjadi .zip. Oh ya, untuk menggunakannya kembali menjadi skin Winamp tidak harus di-<em>compress</em> menjadi file .wsz atau .zip, cukup semua komponen skin ditaruh di dalam sebuah folder yang diletakkan di foldernya Skins Winamp, misal, &#8216;..\Skins\MySkins\&#8217;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/allanas.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/allanas.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/allanas.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/allanas.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/allanas.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/allanas.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/allanas.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/allanas.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/allanas.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/allanas.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/allanas.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/allanas.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/allanas.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/allanas.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=allanas.wordpress.com&amp;blog=2734234&amp;post=77&amp;subd=allanas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://allanas.wordpress.com/2011/11/15/pixel-drawing-is-fun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5db65c40a5d53d07db9ed008b8ba9af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">allanas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/kubus.png" medium="image">
			<media:title type="html">kubus</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/basic.png" medium="image">
			<media:title type="html">basic</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/original.png" medium="image">
			<media:title type="html">original</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/changes.png" medium="image">
			<media:title type="html">changes</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/zoom.png" medium="image">
			<media:title type="html">zoom</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/mods.png" medium="image">
			<media:title type="html">mods</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/original.png" medium="image">
			<media:title type="html">original</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/tools.png" medium="image">
			<media:title type="html">tools</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://allanas.files.wordpress.com/2011/11/isotopic.png" medium="image">
			<media:title type="html">isometric</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Comeback Notes</title>
		<link>http://allanas.wordpress.com/2011/11/10/comeback-notes/</link>
		<comments>http://allanas.wordpress.com/2011/11/10/comeback-notes/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 03:33:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Allan AS</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://allanas.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Hey, it&#8217;s your new blog?&#8221; Hmm mungkin jawaban atas pertanyaan tersebut bisa iya atau nggak. Iya karena memang di sini saya pengen bener-bener memulai &#8216;sesuatu&#8217; dari awal lagi. Nggak karena blog ini sudah dibuat sejak tahun 2005 lalu. So, tulisan-tulisan lama di sini saya hapus deh. Nggak seberapa banyak juga, maklum, &#8216;sindrom blogger awam&#8217;: semangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=allanas.wordpress.com&amp;blog=2734234&amp;post=71&amp;subd=allanas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Hey, it&#8217;s your new blog?&#8221;<br />
Hmm mungkin jawaban atas pertanyaan tersebut bisa iya atau nggak. Iya karena memang di sini saya pengen bener-bener memulai &#8216;sesuatu&#8217; dari awal lagi. Nggak karena blog ini sudah dibuat sejak  tahun 2005 lalu. So, tulisan-tulisan lama di sini saya hapus deh. Nggak seberapa banyak juga, maklum, &#8216;sindrom blogger awam&#8217;: semangat ngeblog awal-awal terus ke sananya sibuk yang lain dan si blognya gak keurus lagi:)</p>
<p>Satu hal yang sulit saya tuliskan di sini (dan halaman lainnya) adalah &#8220;what am I doing?&#8221; Terus terang saya agak &#8216;enggan&#8217; untuk menuliskan apa yang telah atau sedang saya lakukan. Istilah gampangnya &#8216;curhat&#8217;, ya sepertinya kalo hal itu emang gak bisa saya tuliskan di sini. Entah tulisan ini termasuk &#8216;curhat&#8217; atau bukan, yang jelas &#8216;you won&#8217;t know what am I doing&#8217;. Ya tau apa yang saya pikirkan sih udah jelas tulisan di sini memang untuk itu:)</p>
<p>So, blog ini untuk apa? Nah, kalau ditanya untuk apa ya nanti aja deh dijawabnya. Barangkali nanti bakal ada ide apa gitu yang lebih fun untuk ditekuni. Ya, meski isinya cuman sekedar &#8216;blabbering&#8217; atau sekedar &#8216;mumbling&#8217; yang meski gak berguna tapi ya bermanfaat untuk mengasah dalam &#8216;menuangkan pikiran&#8217;.</p>
<p>Satu hal yang saya ingin capai di sini adalah menampilkan &#8220;content is king&#8221;. Maksudnya, saya ingin fokus ke isi dan &#8216;keindahan&#8217; di sini muncul karena isinya. Saya gak ingin ngutak-ngatik masalah tema, jenis type-face, dan lain-lainnya. Ya KISS aja deh, Keep It Simple Stu*id:)</p>
<p>Yup, tulisan-tulisan di sini juga timeless aja di mana gak akan outdate karena bukan tentang berita yang up-to-date:)</p>
<p>Oke deh, mari memulai bereskplorasi (kembali:)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/allanas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/allanas.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/allanas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/allanas.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/allanas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/allanas.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/allanas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/allanas.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/allanas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/allanas.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/allanas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/allanas.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/allanas.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/allanas.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=allanas.wordpress.com&amp;blog=2734234&amp;post=71&amp;subd=allanas&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://allanas.wordpress.com/2011/11/10/comeback-notes/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a5db65c40a5d53d07db9ed008b8ba9af?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">allanas</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
