November 11, 2009 pada 7:05 am (Tutorial)
Diasumsikan bahwa kita telah mengetahui tujuan dari pembuatan repository lokal sehingga hal tersebut tidak perlu dijelaskan lagi di sini, oke;)
Pada dasarnya, cara pembuatan repository lokal di Ubuntu dan di Fedora pun sama saja. Mengumpulkan semua paket dalam sebuah direktori (atau lebih), melakukan scanning packages, membuat file konfigurasi sumber repo, dan terakhir mengupdate database repo.
Membuat Repository Lokal untuk Ubuntu
- Buka Synaptic (System > Administration > Synaptic Package Manager), dan lakukan Add CDROM pada sumber repository. ##
- Install paket dpkg-dev dan kembali tutup Synaptic setelah dpkg-dev berhasil diinstall. Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar
Maret 24, 2008 pada 7:44 am (Opinion)
Teknologi komputerisasi memang pada saat ini sudah terbilang canggih. Kecanggihannya pun telah banyak dimanfaatkan lembaga maupun perorangan. Salah satu pemanfaatannya diantaranya adalah pemeriksaan lembar ujian dengan sistem LJK (lembar jawaban komputer). Dengan LJK ini pemeriksaan lembar ujian bisa sangat jauh lebih cepat.
Perlu diingat juga bahwa sebuah teknologi pasti memiliki kelemahan. Sering (atau pernah sesekali mungkin) kita dengar sebuah kalimat terlontar, “Jawabannya tidak terbaca oleh komputer“, akibatnya ada saja (bahkan banyak) siswa yang menjawab pertanyaan dengan benar harus gagal hanya karena jawaban yang ia cantumkan pada LJK tidak terbaca. Oleh karena itu, saya kali ini ingin menyampaikan secara umum bahwa penggunaan teknologi apapun jangan sampai melepaskan faktor manusia (human factor). Baca entri selengkapnya »
& Komentar
Maret 24, 2008 pada 7:36 am (Tutorial)
Saya selalu tertarik apabila menemukan dokumen PDF yang menarik. Saya mencoba mencari tahu apa saja alat (aplikasi) yang digunakan untuk menghasilkan dokumen tersebut.
Mungkin anda juga banyak memiliki file PDF yang tersimpan di komputer anda. Salah satunya pasti saja ada yang menarik. Maksudnya, kita memiliki dokumen dalam format PDF yang memiliki konten yang komplek. Komplek di sini saya artikan memiliki layout yang bagus, typografi yang rumit seperti banyaknya persamaan matematika atau bahkan memiliki desain yang indah. Contohnya saja file PDF dari sebuah majalah, buku, atau artikel-artikel semacamnya. Untuk menghasilkan dokumen tersebut, aplikasi office jelas tidaklah cukup. Dokumen yang komplek pasti membutuhkan aplikasi/program yang tepat pula. Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar
Maret 12, 2008 pada 6:57 am (Info)
GNU GENERAL PUBLIC LICENSE
LISENSI PUBLIK UMUM GNU
Version 2, Juni 1991.
Hak cipta (C) 1989, 1991 Free Software Foundation, Inc.
59 Temple Place – Suite 330, Boston, MA 02111-1307, USA
Semua orang diperbolehkan untuk menyalin dan mendistribusikan
salinan sama persis dari dokumen lisensi ini, tetapi mengubahnya
tidak diperbolehkan. Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar
Februari 20, 2008 pada 5:55 am (Tips)
Blog atau pada awalnya merupakan kependekan dari web log (cari tahu sejarah blog), sekarang tidak hanya melulu berisi catatan pribadi (diari) penulisnya, sekarang para blogger (penulis blog) semakin kini semakin kreatif. Ada yang menuliskan tentang opininya, info gadget, tips-tips kuliner, juga masih banyak hal-hal menarik lainnya yang diungkap oleh para blogger.
Melalui blog, seseorang dapat menjadi penulis editorial tanpa surat kabar. Sudah saatnya pelajar Indonesia membiasakan diri menulis. Menuangkan idenya dalam bentuk tulisan. Salah satu solusi efektif untuk hal tersebut adalah dengan membuat blog. Baca entri selengkapnya »
& Komentar
Februari 17, 2008 pada 5:02 am (Tutorial)
Bagi anda yang mempunyai blog di WordPress tentunya akan sangat menyenangkan untuk posting tulisan-tulisan baru. Namun apakah anda selalu melakukan editing langsung untuk posting di WordPress. Sangat disayangkan kalau kita menghabiskan waktu begitu saja saat terkoneksi ke internet hanya karena kita disibukkan dengan editing post di WordPress. Untuk itulah tutorial ini saya maksudkan, agar waktu anda bisa lebih efektif untuk posting tulisan-tulisan baru anda di WordPress. Jadi lakukan editing saat offline kemudian post tulisan kita saat sedang online. Baca entri selengkapnya »
& Komentar